Jadi Kurir 30 Kg Sabu, Tiga Pemuda dari Aceh Dituntut Hukuman Mati

Jaksa penuntut umum (JPU) Maria Tarigan menuntut tiga orang terdakwa yakni Rizwan alias Wan (28), Muhammad Reza (21) dan Afzalliq (24) dengan hukuman mati. Ketiga pemuda asal Aceh tersebut dinilai bersalah lantaran menjadi kurir sabu dengan berat 30 kilogram.

“Ketiga terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman pidana mati kepada ketiga terdakwa,” kata Maria di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (15/12).

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Menurut Maria, perbuatan ketiga terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana narkotika.

“Sementara hal yang meringankan tidak ditemukan,” ujarnya.

Seperti di dalam dakwaan, ketiga terdakwa itu ditangkap di gerbang tol Tebing Tinggi, Sumatera Utara, saat sedang membawa 30 kilogram sabu dari Aceh menuju Palembang. Pengiriman sabu itu berawal pada 14 Juli 2022. Saat itu terdakwa Rizwan dihubungi oleh seseorang bernama Syahrul untuk mengirim paket berisi sabu ke Palembang.

Selanjutnya, Syahril menyuruh Rizwan untuk mengajak Reza dan Alik mengantarkan 30 bungkus sabu dari Aceh ke Palembang. Ketiganya akan diberi upah Rp20 juta per bungkus apabila berhasil mengirim sabu itu.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Kemudian pada 21 Juli 2022, Rizwan kembali dihubungi oleh Syahrul bahwa 30 paket sabu sudah berada di dalam mobil yang telah disediakan. Ketiganya pun berangkat mengantarkan sabu ke Palembang.

Namun saat di tengah perjalanan tepatnya di pintu keluar gerbang tol Tebing Tinggi pada Jumat 22 Juli 2022, para terdakwa didatangi kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Ketiganya langsung ditangkap. Saat digeledah polisi menemukan 30 bungkus sabu dengan berat 30 kilogram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *