Ibu-ibu Mengutil Cokelat, Malah Karyawan Alfamart yang Minta Maaf!

Seorang karyawan Alfamart melihat ibu-ibu mengutil coklat. Petugas kemudian merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

Pelaku pengutilan coklat tidak terima perlakuan karyawan. Ibu yang membeli Cokelar akhirnya menyewa pengacara dan karyawan Alfamart diancam dengan UU ITE.

Kasus ini juga mengarah ke video pengintaian yang ditayangkan di Twitter. Diunggah pada 14 Agustus oleh akun Twitter @May2Namaku, seorang wanita berseragam Alfamart tertangkap kamera sedang membacakan permintaan maafnya kepada seorang wanita bernama Mariana.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Saya karyawan Alfamart dan saya ingin mengklarifikasi video yang telah dibagikan di media sosial. Berhubung ada salah paham di antara kami berdua yang menyakiti hati ibu Mariana, saya mohon maaf kepada ibu Mariana atas video kemarin yang tersebar. Dan alhamdulillah bisa diselesaikan secara musyawarah hari ini,” kata karyawan tersebut.

Namun, video pengintaian itu membuat netizen marah karena dianggap tidak adil bagi karyawan Alfamart.

Itu sudah terlambat. Orang yang ketahuan mengutil bahkan beralih ke pers karyawan Alfamart hanya karena mereka bisa menyewa pengacara.

Alfamart juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus tersebut pada 15 Agustus lalu melalui akun Twitter @alfamart.

Alfamart membenarkan kejadian yang menimpa karyawannya.

Baca juga :
Jasa Pbn
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas

Menurut informasi, peristiwa itu terjadi pada 13 Agustus di Alfamart Sampora, Tangerang Selatan.

Karyawan kami menyaksikan insiden konsumen mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen cukup membayar produk cokelat yang mereka ambil. Selama penyelidikan karyawan, mereka menemukan produk lain selain cokelat,” kata pernyataan itu.

Selain itu, Alfamart juga menyayangkan tindakan konsumen yang menyewa pengacara, membuat Alfamart tertekan.

Selain itu, Alfamart menambahkan dalam pernyataannya bahwa akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut jika diperlukan.

Respons Alfamart yang bias terhadap karyawan yang diancam konsumen di bawah UU ITE juga membuat warganet geram.

Bahkan, beberapa warganet mengancam akan memboikot Alfamart kecuali ada perlindungan tegas bagi karyawan.

Video edukasi yang telah ditonton lebih dari 2,7 juta kali dan dibagikan lebih dari 46.200 kali itu pun menuai beragam komentar dari netizen.

“Hubungannya juga dipotong, kalau barang hilang tanggung jawab,” tulis akun Pempekteri

Jika kakak saya diberhentikan dari pekerjaan, saya tidak akan berbelanja di Alfamart seumur hidup saya,” komentar Jheje76.

Apakah Alfamart harus menunggu keajaiban netizen +62 untuk memanggil boikot di depan toko ritel Alfa?” tambah suara virtual_

Mohon maaf, semoga cepat diselesaikan dengan cara damai. Lagi pula, jika konsumen mampu membelinya, apa yang Anda lakukan dengan tangan Anda? Itu memalukan!” tweet AyuJarianSe7.

Alfamart, poin 5 Anda adalah Jika perlu…’ Manajemen harus mengejar kasus ini secara hukum untuk membela pekerja Anda. Kami akan merevisi pernyataan Anda atau memboikot Alfamart. Ingat UU 13 Tahun 2003 tentang Pengusaha dan Pekerja dilindungi undang-undang,” ujarnya kepada Dhedy_Pro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *